Berita

Sejumlah pimpinan KPK merespons rencana revisi UU KPK/RMOL

Politik

DPR Ngotot Kebut Revisi UU KPK, Ada Apa?

JUMAT, 13 SEPTEMBER 2019 | 05:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Revisi UU 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seolah dikebut dan mengesampingkan transparansi dalam prosesnya. Terlebih sikap DPR RI yang terkesan ngotot ingin merevisi UU KPK.

"Mengapa revisi UU KPK itu seakan akan dikebut dan dibuat tertutup prosesnya? Itu kami sesalkan," ujar Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/9).

Laode tak mau menuding pihak-pihak terkait yang sengaja menutupi proses revisi KPK. Namun yang menjadi pertanyaan baginya adalah urgensi revisi UU KPK tersebut.


"Ada kegentingan apa sehingga hal itu dibikin seakan-akan tertutup?" tanya Laode.

Laode juga menyesalkan sikap Presiden Jokowi yang terburu-buru mengirimkan Surpres (Surat Presiden) ke DPR. Padahal presiden memiliki waktu 60 hari untuk mempelajari revisi UU KPK.

Tak hanya itu, ia menjelaskan bahwa KPK selaku lembaga pelaksana UU seharusnya dapat tembusan Surpres yang dikirim oleh Jokowi ke DPR sehingga pihaknya bisa menilai dan mendalami lebih jauh soal draf revisi UU.

"Oleh karena itu kita harus meminta kepada DPR dan pemerintah untuk mentransparankan semuanya. Semoga saja tidak ada sesuatu yang disembunyikan di dalam proses revisi UU KPK ini," demikian Laode.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya