Berita

Jokowi di makam Habibie/Net

Politik

Jokowi: Habibie Tidak Kenal Lelah Berpikir Indonesia Bisa Lepas Landas

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 16:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden RI Joko Widodo memberikan sambutan terakhir di depan pusara mendiang Presiden ketiga RI Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (12/8).

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan bahwa BJ Habibie merupakan orang yang selalu memikirkan bangsa Indonesia. Bahkan sebelum meninggal dunia, Habibie mengingatkan agar Indonesia memiliki sumber daya manusia yang kokoh dengan agama dan ilmu pengetahuan.

“Bahkan di masa senjanya, almarhum tanpa kenal lelah terus mengingatkan kita semua untuk menjadi manusia-manusia terbaik bagi Indonesia, menjadi manusia-manusia yang selalu berhati Indonesia,” ujar Jokowi.


“Beliau terus mengingatkan, tentunya (tentang) sumber daya manusia (SDM) Indonesia untuk diisi dan dikuatkan dengan agama, dengan ilmu pengetahuan dan dengan kebudayaan,” lanjutnya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu juga menyampaikan bahwa Habibie tidak hanya berpikir tentang apa yang akan terjadi di Indonesia saat ini dan dua tahun mendatang. Tapi, turut berpikir untuk membangun masa depan Indonesia 50 tahun mendatang.

“Bahkan untuk 100 tahun ke depan, untuk Indonesia bisa lepas landas menjadi Indonesia maju,” katanya.

Dari visi Habibie itulah, lanjut Jokowi, lahir industri strategis di Indonesia dari dedikasi beliau yang berbasiskan riset dan teknologi.

Dari tangan Habibie telah lahir pesawat Gatotkaca yang mengudara pada peringatan 50 tahun kemerdekaan Indonesia.

“Sebuah peristiwa bersejarah yang tertanam dalam benam banyak rakyat Indonesia, menginspirasi kita untuk percaya diri, menginspirasi anak-anak muda untuk bangkit dan belajar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang berdiri sejajar dengan negara-negara besar di dunia,” ucapnya.

Habibie juga merupakan presiden pertama di Indonesia paling cepat dan telah memberikan banyak perubahan kepada bangsa Indonesia.

“Kita juga tidak akan pernah lupa ketika beliau menjadi Presiden Republik Indonesia yang saat itu almarhum dengan cepat telah meletakkan serta menguatkan pondasi demokrasi Indonesia yang kita semua turut menikmatinya saat ini,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya