Berita

Calon Pimpinan KPK, Nawawi Pomolango/Net

Politik

Nawawi: KPK Superpower Tapi Kinerjanya Biasa Saja

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 | 01:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Memiliki kewenangan lebih dibandingkan dengan lembaga hukum lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) justru selama ini dinilai tak memiliki kinerja yang luar biasa, bahkan terkesan jalan di tempat.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Calon Pimpinan KPK, Nawawi Pomolango saat fit and proper test di hadapan para Komisi III DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Rabu (11/9).

"Di lembaga yang segalanya luar biasa, kewenangan luar biasa itu, kinerja dan prestasi pekerjaanya biasa-biasa saja," ungkap Nawawi.


Nawawi juga menggambarkan kinerja KPK seperti orang yang sedang berada di atas treadmil. Lembaga antirasuah terlihat berlari kencang, padahal dalam kenyataanya hanya berjalan di tempat.

Pernyataan mantan Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur itu didasari dengan perolehan indeks persepsi korupsi di Indonesia yang dikutip dari data transparansi internasional Indonesia. Pada tahun 2000, tingkat korupsi di Indoensia hanya meraih skor 20. Sedangkan skor pada tahun 2018 tertatih di angka 38.

"Kalau skor kita 38 dan misalkan rapor kita 100, apakah lulus? Kenapa tertatih demikian, karena konsentrasinya ada pada penindakan bukan pada pencegahan,” ucapnya.

Hal ini pun yang melatarbelakangi dirinya dalam pencalonan sebagai pimpinan KPK. Ia mengatakan, KPK seharusnya mengedepankan aspek pencegahan ketimbang penindakan. Sebab penindakan yang selama ini dilakukan KPK tidak selalu berbuah positif dari segi pemberantasan korupsi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya