Berita

Nawawi Pomolango/Net

Politik

Fraksi Demokrat Tanya Soal Kapan Indonesia Bebas Korupsi, Nawawi: Wallahu Alam

RABU, 11 SEPTEMBER 2019 | 14:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebuah pertanyaan krusial diberikan kepada calon pimpinan KPK, Nawawi Pomolango. Tapi tak ada jawaban pasti dari dirinya.

Nawawi Pomolango menjalani fit and proper test yang dilakukan Komisi III DPR, Rabu (11/9). Dalam sidang tersebut anggota Fraksi Partai Demokrat, Didi Mukriadi bertanya mengenai target KPK untuk membebaskan Indonesia dari jeratan korupsi.

“Soal target, saya tertarik dengan ini. Saya belum tahu di KPK ada semacam cetak biru. Biasanya satu lembaga itu punya cetak biru,” ungkap Nawawi, Rabu (11/9).


Dia pun mencontohkan Mahkamah Agung yang memiliki blue print dalam menargetkan sebuah rencana untuk dilakukan sesuai dengan aturan.

“Dengan model kerja KPK seperti saat ini, kita nggak bisa mematok berapa lama lagi KPK (Indonesia) ini bisa bersih dari korupsi. Nggak ada, yang ada cuma slogan KPK yaitu Indonesia bersih. Sampai kapan? Wallahu Alam,” katanya.

Menurut Nawawi, dengan kepemimpinannya mendatang, jika terpilih jadi Pimpinan KPK, dia akan menghitung lebih rinci kapan Indonesia terbebas dari korupsi.

“Kami harus mengkaji sudah sampai di mana perjalanannya ini. Kalau perjalanannya seperti treadmil sampai kapan saya bisa sampai ke situ, 10 tahun belum tentu. Kalau dia berjalan seperti orang sempoyongan pulang dugem, kapan nyampe di titik rumahnya gitu. Kami harus menghitung itu, kalau saya salah satu di antara lima (Pimpinan KPK) itu saya akan melihat itu,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya