Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Sandiaga Uno: Indonesia Akan Sejahtera Dengan Adanya Lapangan Kerja

SELASA, 10 SEPTEMBER 2019 | 17:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mengatakan indikasi kesejahteraan rakyat Indonesia terdiri dari beberapa faktor. Salah satunya keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat kecil.

Hal itu disampaikan Sandi saat menjadi pembicara peluncuran buku Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah "Arah Baru Kebijakan Kesejahteraan Indonesia", di Ruang Abdul Muis, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9).

"Yang paling terpenting adalah, pertama gimana bangsa ini bisa fokus pada keberpihakan apa yang dibutuhkan pada masyarakat," ungkap Sandi.


Salah satu kebutuhan paling urgen saat ini, kata Sandi, adalah lapangan pekerjaan. Hal itu, menurutnya mampu membangun masyarakat adil dan makmur.

"Begitu mereka punya lapangan pekerjaan, pendapatan penghasilan, peluang untuk naik kelas seperti yang dikupas di buku Fahri bisa diperbaiki, dan akhirnya semakin banyak warga yang mampu pada level kesejahteraan," ucapnya.

Dalam buku Fahri, lanjut Sandi, terdapt gagasan maupun solusi agar Indonesia semakin sejahtera dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya di Indonesia.

"Tadi ada bab khusus membahas apa saja yang perlu kita lakukan untuk memperbaiki ketenagakerjaan kita sehingga lapangan kerja terbuka," ucapnya.

Dan tidak kalah penting, adalah tentang ketahanan pangan.

"Karena harga-harga bahan pokok khususnya pangan ini merupakan PR terbesar. Gimana agar tetap harga terjangkau untuk masyarakat kita," tandas Sandi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya