Berita

Tersangka Wahono sakit hati disuruh cerai oleh mertuanya/Net

Hukum

Sakit Hati Disuruh Cerai, Menantu Tega Bunuh Mertua

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 | 17:32 WIB

Tak terima disuruh cerai, seorang menantu tega membunuh mertuanya. Aksi ini dilakukan pelaku saat korban tengah tertidur dengan menggunakan balok kayu.

Adalah Wahono yang menjadi menantu durhaka karena tega membunuh mertuanya sendiri, Ponijan (57). Korban dipukul di bagian kepala dengan balok kayu saat sedang tertidur di kamarnya di Desa Nolokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kendal lantaran pelaku sakit hati disuruh bercerai.

Korban tampaknya tidak tega melihat anaknya selalu dipukuli pelaku. Sehingga meminta untuk menceraikan anaknya. Istri pelaku, Ria Fidayani mengatakan bahwa suaminya memang kerap main tangan terhadapnya.


"Dia (pelaku) sering mukulin saya, orang tua saya tak tega melihat saya sering dipukul suami. Dia memberi nasihat. Seminggu lalu pelaku juga memukul saya dan pergi ke rumah orangtuanya, sejak itu tak pulang,” ungkapnya, dilansir RMOLJateng.

Ponijan tinggal sendiri di rumahnya, sehingga tidak ada yang tahu saat kejadian berlangsung. Anak korban mengetahui ayahnya meninggal saat dia menyuruh anaknya untuk mengunjungi kakeknya. Saat anak tersebut pulang di menangis dan bilang kalau kakeknya tidur tetapi mengeluarkan darah.

Polisi yang menerima laporan tersebut langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan balok kayu yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh.

"Pelaku ini sudah emosi dari semalam, kemudian masuk ke dalam rumah korban dan memukul bagian kepala hingga tewas. Pelaku sudah dendam lama terhadap korban karena korban meminta agar pelaku bercerai dengan anaknya," ungkap Kapolsek Kaliwungu, AKP Akhwan Nadhirin.

Setelah pelaku membunuh korban, dia langsung pulang ke rumah orang tuanya dan mengakui bahwa dia telah membunuh mertuanya. Sementara usai diidentifikasi tim Inafis Polres Kendal, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diotopsi.
Laporan: Rivaldy

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya