Berita

Rasiman akan tangani Madura United di paruh kedua Liga 1 2019/LIB

Sepak Bola

Madura United Beberkan Alasan Pilih Angkat Rasiman Sebagai Pelatih Kepala

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 16:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Madura United resmi mengangkat Rasiman sebagai pelatih kepala definitif untuk paruh kedua Liga 1 2019. Ada alasan khusus, kenapa manajemen Sape Kerrab menunjuk Rasiman untuk gantikan posisi Dejan Antonic.

Rasiman memang langsung ditunjuk sebagai karteker usai manajemen Madura United akhiri kerja sama dengan pelatih Dejan Antonic. Kini, menjelang dimulainya putaran kedua, Rasiman diresmikan sebagai pelatih kepala.

Tentu bukan tanpa alasan jika manajemen Madura United akhirnya memutuskan menaikkan jabatan Rasiman. Pertama, lisensi kepelatihan AFC A milik Rasiman sudah mencukupi untuk jadi pelatih tim Liga 1.


Selain itu, dengan menunjuk Rasiman, skuat Madura United tak perlu banyak melakukan adaptasi. Karena ayah dari Syahrian Abimanyu ini telah bergabung sejak awal musim Liga 1 2019.

"Tidak banyak waktu untuk menyesuaikan pola latihan dengan pelatih baru. Kami lebih memilih mengangkat Coach Rasiman sebagai pelatih kepala. Kami patenkan jabatannya setelah sebelumnya jadi caretaker. Sekarang, kami tinggal melengkapi staf kepelatihan," jelas manajer tim Haruna Soemitro.

Untuk mendampingi Rasiman, Madura United telah mendatangkan pelatih fisik anyar, Sansan Susanpur. Sebelumnya, Sansan menjadi bagian tim pelatih Persija Jakarta.

Rasiman sendiri menyebut siap bekerja keras demi mengembalikan performa Madura United di sisa musim ini. Meskipun, dia mengaku tak mudah untuk menjadi pelatih kepala tim Liga 1.

"Ini tanggung jawab besar yang saya emban, tapi saya siap untuk memberikan yang terbaik di putaran kedua. Tentu tetap membutuhkan dukungan dan kerja sama dari semua elemen," harapnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya