Berita

Albert Ali Wanggai Kabiay/Net

Nusantara

Albert Ali Wangai Kabiay: Kerusuhan Papua Karena Hoax Dan Provokatif

JUMAT, 06 SEPTEMBER 2019 | 13:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat disebabkan karena adanya provokasi dan hoax di sosial media hingga menyulut amarah masyarakat di tanah Papua.

Demikian disampaikan Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Albert Ali Wanggai Kabiay dalam keterangan tertulis, Jumat (6/9).

"Mari pintar dan bijak menggunakan medsos, banyak orang berpendidikan di negeri ini yang kadang komentarnya di media sosial tidak menunjukkan jati dirinya sebagai orang yang  beradab, mari belajar saling memahami dengan tidak menggangu kepentingan orang lain," ungkap Albert.


Dia meminta agar masyarakat untuk belajar tidak selalu membawa masalah postingan seseorang dan masalah di medsos ke dunia nyata.

"Awas jangan salah kaprah, kehidupan nyatalah yang mewakili seluruh unsur kehidupan bersosial, bermandiri, dan bermartabat. Papua butuh figur manusia yang bisa mamaafkan sesama, bisa menerima segala perbedaan, bisa bersosialisasi dengan baik, hiduplah baik sama semua orang, dan saling menghargai," ujarnya.

Albert mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua dan Papua Barat agar mencerna postingan sebelum melakukan reaksi yang berlebihan dan tidak terprovokasi oleh orang lain.

"Segala postingan seseorang harus dicerna dengan baik, kalau anda atau siapapun yang tidak merasa turut memprovokasi konten-konten yang membuat rusuh Papua, jangan terpancing, untuk itu bijaklah dalam bermedia sosial, ada batasan-batasan dan rambu-rambu dalam bermedia sosial," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya