Berita

Irjen Firli Bahuri/Net

Politik

Komisi III Tidak Mau Berandai-andai Soal Firli Bahuri

RABU, 04 SEPTEMBER 2019 | 17:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS Nasir Djamil menanggapi perihal sepuluh nama calon pimpinan (capim) KPK yang disodorkan pihak istana kepada DPR RI. Irjen Firli Bahuri adalah salah satu capim yang dikritik oleh beberapa elemen masyarakat karena diduga pernah melanggar etik saat jadi Deputi penindakan KPK.

“Pada prinsipnya orang itu berhak dijaga harkat dan martabatnya. Karena itu penghukuman lewat opini menurut kami juga tidak tepat. Masyarakat sudah memberikan masukan dan pansel sudah mengolah masukan,” ungkap Nasir usai acara diskusi ‘Mengupas Polemik Kemunculan GBHN’ di Hotel Sofyan, Jakarta Pusat, Selasa (4/9).

Nasir menyampaikan, meski Irjen Firli memiliki catatan, pihaknya objektif dengan memandang ke depan bahwa Firli mampu mengemban tugas sebagai pimpinan KPK jika terpilih.


“Presiden juga sudah menerima masukan-masukan tersebut. Presiden juga menerima usai mendapat laporan dari Intel Intel kejaksaan, kepolisian serta yang lainnya,” ucapnya.

Nasir menyatakan pihaknya memastikan akan menyaring kesepuluh nama tersebut di DPR. “Apakah kemudian nama-nama yang diserang isu miring akan menolak atau tidak, kami juga tidak mau berandai-andai ,” tandasnya.

Menurutnya, 10 capim KPK yang disodorkan Istana ke DPR sudah bagus meski ada salah satu capim yang diduga terseret masalah pelanggaran etik.

“Sudah bagus, beliau (Presiden) juga sudah meminta intel dari  kejaksaan dan kepolisian untuk memverifikasi nama dan isu miring yang beredar. Apa kita mau tidak percaya kepada presiden,” katanya.

“Karena itu 10 capim KPK ini sebenarnya wajah dari presiden, jadi kalau mau melihat wajah presiden lihatlah 10 capim KPK itu,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya