Berita

Gubernur Papua, Lukas Enembe/Net

Politik

Gubernur Papua Ingin Warganya Diperlakukan Sama

SENIN, 02 SEPTEMBER 2019 | 02:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Provinsi Papua dikenal sebagai miniatur Indonesia sesungguhnya, yang bebhinneka tunggal ika.

Ini lantaran penduduk di Provinsi Papua multietnis, multiagama, dan multibudaya. Tapi mereka dapat hidup berdampingan secara damai.

Begitu tegas Gubernur Papua Lukas Enembe dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (2/9). Atas dasar itu, kata dia, masyarakat asli Papua selalu terbuka bagi warga lain.


“Mereka menyambut baik dan memperlakukan masyarakat non-Papua secara terhormat dan sejajar,” ujarnya.

Masyarakat Papua, sambung Lukas, merupakan bagian yang terpisahkan dari konsep besar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, kehadiran masyarakat Papua harus bisa diterima warga lain yang ada di belahan negeri ini.

“Kami berharap kehadiran masyarakat Papua di berbagai wilayah provinsi d Indonesia harus juga diperlakukan sama,” tegasnya.

Perlakuan yang sama itu, menurut Lukas merupakan bagian dari komitmen bersama sebagai anak-anak bangsa untuk mewujudkan Papua damai.

“Papua yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan beretika secara budaya,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya