Berita

Presiden Jokowi/Net

Publika

Jokowi Nonton Wayang

SABTU, 31 AGUSTUS 2019 | 15:58 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

NETIZEN bully Jokowi. Terpingkal nonton wayang di Yogyakarta. Nyantai pake sniker di Candi Borobudur. Bagi-bagi sertifikat tanah.

Buzzer frustasi dan antek-antek free-riders merasa dapet angin. Jokowi dikatakan "cemen". Ngga berani ke Papua.

Opini yang super super absurd.


Gesture Jokowi sebagai Presiden harus diinterpretasi dengan kacamata politik. Artinya: Papua is under control. No problemo. Makanya dia nyantai nonton wayang dan lawakan Kirun.

Netizen Cut Meutia mengatakan otak dan dalang rusuh Papua sudah di tangan BIN. Rezim Jokowi hebat.

Wayang dan Yogyakarta adalah simbol Jawa. Jokowi hendak mengatakan Papua tidak punya masalah dengan Jawa dan rasisme. Papua sepenuhnya bagian dari NKRI. Bahkan anak emasnya.

Orang lupa "Rezim Jokowi" terdiri dari para ahli perang, warlords, eksekutor peristiwa Priok, Talang Sari dan sebagainya.

Indonesia sudah melewati berbagai turmoils. Pemberontakan PKI, NII Kertosuwiryo, RMS, Konflik Aceh, Reformasi berdarah dan lain-lain. Pastinya, rezim Jokowi nggak kaget dengan konflik Papua saat ini. Anatomi rusuh Papua jelas dipahami.

Antek-antek penumpang gelap ingin mengais celah dan menunggangi konflik Papua.

Aksi "kedaulatan rakyat" digelar di depan Gedung DPR tanggal 30 Agustus. Undangannya serem. Ada seruan menduduki MPR. Na'as. Demonstran yang hadir sedikit. Netizen nggak jelas bernama Dokter Khilafat marah-marah. Dia tuding "para pejuang cuma garang medsos".

Lho, baru tau ya?

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya