Berita

Airlangga Hartarto (tengah)/RMOL

Bisnis

Airlangga Hartarto Terus Gerakkan Industri Manufaktur

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 17:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan industri pengolahan menjadi salah satu pendongkrak perekonomian Indonesia. Di mana kontribusi sektor ini pada triwulan kedua mencapai 19,52 persen.

Demikian disampaikan Airlangga saat menjadi keynote speaker dalam acara Social Bussiness Innovation Award 2019 & Green CEO Award 2019 bertemakan "Contribution to Sustainable Development Goals" di Ballroom Mawar 1, Balai Kartini, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Kamis (29/8).

"Ini hanya menegaskan saja bahwa yang lain itu penting tetapi kontribusi terbesar masih dari sektor manufaktur, dan kalau kita mau menggerakkan ekonomi basis yang terbesar itu yang kita gerakkan," ungkap Airlangga.


Dari sektor ini program yang dibuat Kementerian Perindustrian yakni for making Indonesia 4.0 sesuai lantaran dinilai memiliki andil besar dalam dunia industri tanah air.

Airlangga menyampaikan industri makanan dan minuman juga menjadi salah satu parimeter pertumbuhan ekonomi sebesar 6,4 persen. Selain itu ada industri kimia, farmasi, obat tradisional, logam, elektronik, optik dan peralatan listrik juga ikut andil dalam pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, kontribusi terhadap ekspor periode Januari hingga Juni 2019 mendekati 75 persen atau nilainya setara Rp 60,4 miliar. Sektor terbesar adalah makanan minuman, sektor logam dan barang kimia.

Jika dilihat dari Purchasing Manager’s Index manufaktor Indonesia di atas rata-rata 50 persen. Hal ini menjadi kabar baik bagi perekonomian di Indonesia. Pasalnya, negara lain termasuk Singapura dalam kurun waktu tiga sampai empat bulan PMI-nya di bawah 50 persen.

"Dunia mengalami kontraksi tetapi alhamdulillah Indonesia masih ekspansi," tutup Airlangga yang juga ketua umum Partai Golkar ini.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Produk Impor Masuk Indonesia Wajib Sehat dan Halal

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:14

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Jemaah Haji Aceh Bisa Akses Ruang VIP Bandara

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:28

Ashari Menghilang, Belum Ditangkap Polisi

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:16

Ambulans Angkut Jenazah Hantam Truk, Dua Orang Tewas

Selasa, 05 Mei 2026 | 01:00

BPJPH dan Barantin Perkuat Pengawasan Pakan Impor Berunsur Porcine

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:33

Purbaya Siapkan Insentif Mobil dan Motor Listrik

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:24

Rumah di Grogol Petamburan Dilalap Api

Selasa, 05 Mei 2026 | 00:01

Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini Digagalkan

Senin, 04 Mei 2026 | 23:35

Tiga Jam Operasional KRL Rangkasbitung Lumpuh

Senin, 04 Mei 2026 | 23:20

Selengkapnya