Berita

Sandi-Gatot-Anies/Net

Politik

Gaet Sandi-Gatot-Anies, LIPI: Ada Yang Salah Dari Rekrutmen Dan Kaderisasi PAN

KAMIS, 29 AGUSTUS 2019 | 12:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno digadang-gadang masuk dalam bursa calon ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN).

Selain Sandi, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga disebut-sebut berpeluang memimpin partai berlambang matahari itu.

Pengamat politik LIPI Aisah Putri Budiarti mengatakan, ada tiga kriteria ketua umum partai politik yang ideal.


Yakni, kader terbaik yang paham ideologi partai, memiliki relasi kuat dengan internal bauk pusat dan daerah, serta memiliki pengalaman kerja untuk partai.

"Pengalaman kerja ini penting untuk mengukur loyalitas, kapasitas dan strategi kerja kader tersebut untuk membangun partai," kata Putri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/8).

Tiga kriteria tersebut bisa terpenuhi oleh kandidat yang diperoleh melalui proses rekrutmen dan kaderisasi partai yang tidak instan. Namun saat ini hanya sedikit partai yang melakukan proses rekrutmen dan kaderisasi secara serius.

"Salah satu akibatnya, partai kemudian memilih jalan pintas untuk mengambil tokoh populer yang sudah memiliki modal sosial politik yang kuat menjadi pimpinan partai," sebut Putri.

Menurutnya, menggaet Sandi sebagai bakal calon ketum PAN sah-sah saja, selama tidak menabrak aturan internal partai.

"Namun, kalau pada akhirnya nanti SU terpilih menjadi ketua umum, maka hal ini menandakan bahwa ada yang salah dari rekrutmen dan kaderisasi internal partai terutama untuk regenerasi pimpinan PAN," demikian Putri.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya