Berita

Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar/Net

Politik

Berpeluang Gantikan Jonan, Status Kewarganegaraan Archandra Masih Tidak Jelas

SENIN, 26 AGUSTUS 2019 | 17:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kalangan pengamat menyayangkan apabila Presiden Joko Widodo memilih Archandra Tahar sebagai Menteri ESDM.

Nama Archandra belakangan disebut-sebut sebagai salah seorang kandidat pengganti Ignasius Jonan.

Pengamat politik dari Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah, misalnya, mengatakan, kurang pas rasanya apabila  Archandra dipilih lagi menjadi menteri.


Siapapun masih ingat, di tahun 2016 lalu Jokowi memilih Arcandra menjadi Menteri ESDM. Namun belakangan diketahui, Archandra punya masalah kewarganegaraan. Dia telah melepaskan statusnya sebagai warganegara Indonesia, dan memilih menjadi warganegara Amerika Serikat.

“Jika mengacu pada perundangan hak warga negara, tentu kondisinya sama seperti saat beliau diberhentikan sebagai menteri menggantikan Sudirman Said. Jika kemudian kondisi kewargaannya masih sama, maka secara administrasi tidak bisa dipaksa menduduki jabatan menteri,” ujar Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/8).

Bila Jokowi memaksakan Archandra kembali menjadi menteri, Dedi menilai, itu adalah tindakan yang tidak menghormati undang-undang.

Informasi lain yang diterima menyebutkan, Presiden Jokowi sesungguhnya sudah mantap untuk memilih dan memberikan kepercayaan salah seorang tokoh profesional yang berjiwa negarawan untuk menempati posisi Menteri ESDM.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya