Berita

Konferensi pers LPSK/RMOL

Politik

LPSK "Ancam" Kurangi Perlindungan Saksi Dan Korban

MINGGU, 25 AGUSTUS 2019 | 16:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurangan alokasi anggaran dari pemerintah kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) akan berdampak pada penurunan kinerja yang selama ini dilakukan.

Diketahui, pemerintah hanya menganggarkan LPSK sebesar Rp 54 miliar di tahun 2020. Jumlah ini menurun dari tahun sebelumnya sebesar Rp 65 miliar.

"Jadi dengan angka 54 M tersebut penurunan yang sangat signifikan dan dikhawatirkan kemampuan LPSK menjalankan mandatnya tidak bisa maksimal," kata Sekjen LPSK, Noor Sidharta saat konferensi pers di Cikini, Jakarta, Minggu (25/8).


Dalam tugasnya, LPSK tidak hanya dimandatkan berdasarkan UU perlindungan saksi dan korban tetapi juga sepuluh UU dan empat peraturan pemerintah yang menyangkut perlindungan saksi dan korban.

Berkaca dari postur anggaran 2020, sesunguhnya pegawai LPSK tidak dirugikan karena adanya jaminan gaji pegawai.

"Namun para saksi dan korban akan semakin dalam posisi sulit karena negara tidak dapat memberikan perlindungan sesuai perintah undang-undang," kata Sidharta.

Untuk diketahui sejak 2008 hingga Juli 2019 tercatat 11.354 permohonan perlindungan masuk ke LPSK. Sementara jumlah terlindung ditahun 2019 tercatat 3.179.

Para terlindung mendapatkan layanan berupa perlindungan fisik, penempatan rumah aman, pengawasan melekat, pendampingan pada proses hukum, pengganti biaya hidup, bantuan medis, psikologis, serta restitusi dan kompensasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya