Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jokowi dan Mahathir Ingin Ambil Alih FIR dari Singapura

JUMAT, 23 AGUSTUS 2019 | 13:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mimpi Indonesia untuk mengontrol wilayah udaranya sendiri tampaknya akan menjadi kenyataan.

Hal tersebut dikarenakan dalam diskusinya di Malaysia bersama Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad awal bulan ini, Presiden Joko Widodo membahas persoalan Flight Information Region (FIR) atau informasi wilayah penerbangan.

Dilaporkan oleh South China Morning Post, meski belum ada rincian lebih lanjut, menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Jakarta dan Singapura telah membuat  "kemajuan signifikan" pada upaya Indonesia untuk mengambil kembali kendali FIR atas Kepulauan Riau.


Pengambilan alih FIR ini merupakan salah satu tujuan Jokowi dalam masa pemerintahannya yang kedua. Pada dasarnya, pengelolaan FIR merupakan salah satu pelaksanaan kedaulatan bagi suatu negara.

Menurut Mantan Kepala Staf Angkatan Udara Chappy Hakim, bagaimana sebuah negara sebesar Indonesia dikontrol wilayah udaranya oleh sebuah negara yang lebih kecil.

"Dengan adanya kontrol Singapura atas FIR Kepulauan Riau berarti angkatan bersenjata Indonesia tidak dapat berlatih secara bebas di wilayah kedaulatannya sendiri," tambah Chappy.

Sementara itu, menurut pengamat penerbangan Alvin Lie, sebuah negara kepulauan seperti Indonesia sebenarnya memiliki peralatan yang cukup untuk mengelola FIR nya sendiri. Bahkan selama beberapa tahun terakhir, Indonesia telah meningkatkan infrastruktur penunjang seperti bandara hingga sistem layanan navigasi baru. Indonesia juga telah menyediakan lebih banyak pelatihan untuk pengendali lalu lintas udara baru.

Sejak tahun 1946 diketahui wilayah Idonesia seperti Batam, Tanjung Pinang, Bintan, Kepulauan Natuna dikendalikan oleh Singapura atas persetujuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). ICAO merasa Singapura lebih mampu untuk memastikan standar keamanan dan efiensi yang tinggi terhadap wilayah-wilayah tersebut.

Namun, akibat persoalan ini, Indonesia dan Singapura pernah terlibat dalam pertikaian tahun 2015 di mana menurut Angkatan Udara Indonesia, Singapura telah melanggar wilayah udara Indonesia.

Pengaturan FIR saat ini memang selalu menjadi perdebatan, tidak hanya bagi Indonesia karena ternyata Singapura juga mengambil alih kontrol FIR atas Johor, Malaysia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya