Berita

Jurubicara KPK, Febri Diansyah/Net

Hukum

Seleksi Pegawai KPK Di Bali Hoax, Jubir: Masyarakat Tetap Waspada

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 16:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat informasi adanya surat edaran palsu yang mengatasnamakan lembaga antirasuah. Surat palsu itu berisikan tentang seleksi pegawai KPK di Kota Denpasar, Bali.

"Hari ini beredar surat PDF dengan kop "Komisi Pemberantasan Korupsi" yang berlamat di Renon, Denpasar Bali tertanggal 21 Agustus 2019," kata Jurubicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (22/8).

Febri memastikan surat palsu tersebut tidak resmi. Sebab, KPK tidak pernah mengeluarkan surat seleksi pegawai KPK di Denpasar, Bali tersebut.


‎"Kami pastikan surat tersebut bukan dikeluarkan oleh KPK RI. Bagi pihak-pihak yang dihubungi atau diminta uang dengan dalih akomodasi atau sejenisnya harap segera melaporkan ke kantor kepolisian setempat atau menghubungi Call Center KPK 198," tegas Febri.

Dalam surat edaran palsu itu, tertulis nama-nama sejumlah calon karyawan KPK yang berisikan jadwal dan tahapan seleksi pada 21-24 Agustus 2018 di Jalan Raya Legian, Kuta, Badung, Bali.

"Terdapat lampiran 85 nama dengan lokasi tes di Denpasar, Bali," kata Febri.

Lebih lanjut, dia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan KPK. Terlebih, kerap ada pihak-pihak yang mengatasnamakan KPK dengan meminta duit.

‎"KPK mengajak masyarakat mewaspadai penipuan dengan modus seleksi pegawai seperti ini," demikian Febri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya