Berita

Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

Pimpinan MPR: Ekonomi Cekak, Mobil Baru Menteri Bukan Prioritas

KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 | 11:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan MPR meminta Presiden Joko Widodo membatalkan rencana pembelian mobil baru untuk menteri Kabinet Kerja jilid II.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengatakan di tengah kondisi ekonomi nasional yang tidak baik, ada hal prioritas yang harus diselesaikan.

"Di tengah cekaknya dana negara, harusnya pemerintah itu lebih mengutamakan kepada yang mendesak," ujar HNW sapaan akrab politisi senior PKS itu Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8).


HNW menyebutkan Komisi XI DPR yang membidangi keuangan dan fiskal, harus lebih kritis dalam menyampaikan kritik terhadap rencana pemerintah membeli mobil baru tersebut.

Pasalnya, mobil-mobil dinas yang dimiliki negara saat ini masih layak untuk digunakan dalam menjalankan tugas.

"Para hakikatnya mobil-mobil yang ada saya yakin juga masih memadai untuk dipergunakan sebagai mobil dinas untuk menteri maupun pejabat negara yang lain," ucap HNW.

Informasi rencana pembelian mobil dinas baru diketahui dari dokumen Layanan Sistem Pengadaan Elektronik tentang pengadaan kendaraan menteri negara, dilansir 20 Agustus 2019. Pada laman tersebut, diketahui ada pengadaan kendaraan dinas untuk menteri tertanggal 19 Maret 2019.

Dari dokumen tersebut, terpampang nilai total dari mobil yang akan dipakai menteri kabinet Jokowi-Maruf. Angkanya cukup fantastis, mencapai Rp 152 miliar. Namun, belum diketahui jenis kendaraannya apa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya