Berita

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono/RMOL

Politik

Kantor Golkar Dilempari Molotov, Agung Laksono: Jangan Biarkan Ada Politik Kekerasan

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 16:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Dewan Pakar Partai Golkar, Agung Laksono menyesalkan kejadian pelemparan molotov oleh orang tidak dikenal ke Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Rabu (21/8).

"Jangan biarkan politik kekerasan politik force apalagi pemaksaan kehendak dengan segala cara masuk ke dalam dunia politik," ujar Agung saat meninjau lokasi.

Agung menyebutkan Golkar sebagai partai tua sudah cukup sering menerima ujian dan cobaan konflik juga berbagai ancaman.


Kata dia, kader Golkar harus bisa bisa melakukan kontrol emosi. Jangan sampai ada kejadian-kejadian teror yang kembali terjadi.

"Emosionalitas harus dijaga dan kita hindarkan kontra teror jangan lempar bom molotov, kontra bom molotov lagi, saya kira enggak baik," tukasnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya pelemparan bom molotov di Kantor DPP Partai Golkar, tepatnya gedung utama DPP. Setidaknya ada dua bom molotov yang dilempar orang tidak dikenal (OTK).

"Iya benar ada kejadian itu," kata Kombes Argo saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (21/8).

Hingga kini, lanjut dia, pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat masih menyelidiki insiden pelemparan bom molotov tersebut.

"Masih diselidiki ya," singkat Argo.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya