Berita

Sri Mulyani/Net

Bisnis

Sri Mulyani Akhirnya Mengakui, Indonesia Dibayangi Hantu Resesi

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 15:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia, seperti banyak negara lain di kawasan, sedang dibayang-bayangi resesi ekonomi. Situasi dapat memburuk bila Indonesia tidak waspada menghadapi pelemahan dan ketidaksbalian perekonomian global.

Hal ini antara lain disampaikan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, ketika  berbicara dalam Seminar Nasional bertema "Nota Keuangan RAPBN 2020: Mengawal Akuntabilitas Keuangan Negara" di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/8).

"Tidak hanya Indonesia yang mengalami tantangan tersebut, tetapi seluruh negara, terutama negara berkembang," ujar Sri.


Menurut Menkeu, pemerintah menjadikan strategi menghadapi bayang-bayang resesi sebagai prioritas utama.

"Apa yang kita perhatikan dalam perkembangan perekonomian dunia, proyeksi ekonomi dunia melemah. Bahkan beberapa sudah bisa disebut resesi. Ini pusat kewaspadaan kita," katanya.

Menurut Sri Mulyani, saat ini resesi bukan hanyan menjadi ancaman negara-negara berkembang. Negera yang berpengaruh dalam konteks ekonomi global juga menghadapi ancaman yang sama.

"Jerman, Singapura, negara Amerika Latin seperti Argentina juga dalam masa krisis. Meksiko dan Brasil juga dalam situasi sulit. Eropa pun mengalami berbagai masalah seperti Brexit," jelasnya.

Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, kata Sri, pemerintah tengah merancang pengoptimalan penggunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2020 untuk menjaga ekonomi nasional.

"Kami di Kemenkeu terus menjaga agar APBN sebagai instrumen fiskal terus dalam kondisi sehat dan kredibel," tukasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya