Berita

Menkes Nila F. Moeloek saat bertemu Pimpinan KPK/RMOL

Hukum

Undang Menkes, KPK Bahas Pengadaan Sektor Kesehatan

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 13:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek beserta jajaran Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) untuk membenahi tata kelola sektor kesehatan, terutama alat kesehatan dan sistem e-katalog.

"KPK mengundang dua pihak tersebut untuk membahas tentang peningkatan kualitas dan perbaikan di sektor kesehatan," kata Jurubicara KPK Febri Diansyah saat dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (21/8).

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua KPK Agus Rahardjo, Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan, dan Direktur Litbang KPK Wawan Wardiana.


Febri mengatakan, pertemuan dengan Menkes beserta jajarannya merupakan tindak lanjut dari kajian perbaikan tata kelola di sektor kesehatan yang dilakukan oleh Direktorat Litbang KPK sejak 2015-2018.

Adapun, kajian-kajian yang dibahas meliputi percepatan perbaikan sistem e-katalog terutama untuk alat kesehatan dan urgensi Pedoman Nasional Pelayanan Kesehatan (PNPK) untuk penyakit berbiaya dan berisiko tinggi.

"Dibahas juga soal Permenkes penanganan fraud JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) hingga perbaikan tata kelola Rumah Sakit, erutama perbaikan manajemen Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM)," demikian Febri.

Secara terpisah, Menkes Nila mengatakan, pihaknya menyambut baik upaya pencegahan sektor kesehatan. Sebab, Nila juga mengaku tidak ingin ada upaya negosiasi dari aturan yang ada di Kementerian Kesehatan.

"Jadi ini yang disebut mungkin pencegahan. Kita memperbaiki sistem. Kita mengurangi kejadian yang tidak kita inginkan. Saya juga khawatir kalau nanti nego-nego itu banyak di Kementerian Kesehatan, saya tidak mau," pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya