Berita

Muhaimin Iskandar pidato pada Muktamar VI PKB di Bali/Net

Politik

Puji Habis Megawati, Upaya Cak Imin Dapatkan Jatah Menteri Lebih

RABU, 21 AGUSTUS 2019 | 11:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar memuji Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di forum Muktamar VI PKB yang diselenggarakan di Bali, Selasa malam (20/8).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah tidak merasa heran pujian setinggi langit yang diberikan Cak Imin kepada Megawati, lantaran hal tersebut dinilai sebagai bentuk deklarasi PKB setia berkoalisi dengan PDIP.

"PKB mengirim pesan loyalitas pada PDIP sekaligus ikrar setia berkoalisi dengan PDIP," ungkap Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/8).


Selain itu, Cak Imin juga tengah melobi PDIP untuk mendapatkan jatah kursi menteri lebih di Kabinet Kerja jilid II Presiden Joko Widodo.

"Pujian diagendakan agar PDIP mempertimbangkan posisi PKB dalam koalisi untuk dapat bagian cukup besar, baik itu di kabinet atau bahkan pimpinan MPR," jelas Dedi.

Dia mengakui, Cak Imin mampu mengambil kesempatan dalam berpolitik. Selain itu, Cak Imin yang berhasil melobi Jokowi dan Megawati dengan menjadikan tokoh nahdliyin sebagai Wakil Presiden 2019-2024 yaitu KH. Maruf Amin.

"Muhaimin secara politik pragmatis harus diapresiasi, karena piawai memainkan momentum untuk mendulang keuntungan politis, salah satunya dengan cara dekat dengan poros kekuasaan, dalan hal ini Megawati," demikian Dedi.

Saat sambutan Muktamar, Cak Imin menceritakan hubungan baiknya dengan Megawati. Dia mengaku sudah menganggap putri Bung Karno itu seperti ibunya sendiri.

"Ibu Mega ini ibu saya. Sampai sampai pun saya tetap anak ibu," kata Cak Imin.

Dia mengaku, manuver politik yang dilakukannya terkadang membuat jengkel Megawati. Namun ditegaskannya, antara PKB dan PDIP merupakan sekutu terbaik dalam politik baik di eksekutif maupun legislatif.

"Kadang-kadang Ibu salah paham. Saya pasang baliho di mana-mana, Ibu tegur. Saya jawab biar terkenal Bu. Yang penting kami, PKB dan PDIP tetap saudara," demikian Cak Imin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya