Berita

Arsul Sani/Net

Politik

Jangan Karena LSM Tidak Suka Lalu Capim KPK Dari Unsur Polri Dan Jaksa Digagalkan

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 21:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi III DPR berjanji akan profesional dalam menyeleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah diproses oleh panitia seleksi capim KPK.

Menurut salah satu anggota Komisi III, jika tiba waktunya, DPR siap menyeleksi secara objektif dengan tidak meghiraukan kritikan-kritikan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang terkesan alergi dengan capim KPK yang berlatar belakang polisi dan jaksa.

"Yang penting Pansel mengirimkan 10 nama capim ke DPR berdasarkan hasil seleksi yang profesional, bukan titip-titipan. Dan tidak usah takut dengan latar belakang capim," terang anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/9).


Arsul memastikan, kritik dari LSM terkait capim dari unsur polri atau kejaksaan tidak akan mempengaruhi penilaian Komisi III.

"Jangan karena, misalnya LSM mengkritisi yang dari polri atau kejaksaan maka capim yang bersangkutan menjadi tidak lolos," ungkapnya.

Komisi III sendiri, sambung Arsul, akan menyeleksi para capim KPK sesuai mekanisme dan ketentuan yang ada. "Semuanya dinilai secara profesional saja," tegasnya.

Menyinggung soal kinerja Pansel, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan bahwa tidak pas waktunya bagi DPR untuk mengomentari kinerja Pansel. Pansel KPK saat ini sedang bekerja dan sejauh ini kinerjanya baik terutama dari sisi jadwal.

Sementara, terkait adanya pihak yang mempertanyakan independensi Pansel, Arsul malah balik mempertanyakan buktinya. "Memangnya ada bukti bahwa ada yang menyetir mereka (pansel)?" pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya