Berita

Rieke Diah Pitaloka (mengenakan topi cendrawasih) bersama warga memanjatkan doa untuk perdamaian di Papua, dalam kegiatan di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa malam (20/8)/RMOL

Politik

Pancasila Power, Indonesia Tidak Sempurna Tanpa Papua

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 20:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Berbagai cara dilakukan kelompok masyarakat Indonesia untuk meredakan ketegangan yang terjadi menyusul bentrokan di depan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya (Sabtu, 17/8) dan kerusuhan di Manokwari, Papua (Senin, 19/8).

Salah satunya adalah dengan menggelar doa bersama bertajuk “Pancasila Power untuk Papua" di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa malam (20/8).

Kegiatan ini diinisiasi politikus PDI Perjuangan Rieke ‘Oneng’ Diah Pitaloka.


Dari pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Rieke datang sekitar pukul 20.00 WIB mengenakan mahkota khas Papua berupa bulu burung cenderawasih.

Rieke mengatakan doa bersama malam ini digelar secara mendadak untuk sekadar mendoakan dan sebagai bentuk memperkuat persatuan antar anak bangsa yang ada di Indonesia.

“Ini untuk memperkuat persaudaraan kita selama 74 tahun Indonesia merdeka. Indonesia solid, Indonesia bersatu, Pancasila power,” ucap Rieke di depan patung Bung Karno dan Bung Hatta, Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Selas (20/8).

Dia berharap dengan doa bersama kali ini, tidak ada lagi permasalahan yang timbul di Papua dan dapat diredam dengan kebhinekaan.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi hal-hal yang membuat perpecahan kira terjadi dengan papua itu adalah masalah kita juga di luar Papua karena Indonesia tanpa Papua tidak lengkap,” ucapnya.

“Mudah-mudahan akan lebih baik. Banyak dari berbagai suku acaranya dadakan aja. Kita akan berjuang untuk Indonesia,” demikian Rieke.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya