Berita

Diskusi Kontras soal permasalahan Papua/RMOL

Nusantara

Kontras: Penegak Hukum Harus Utamakan Dialog Dengan Rakyat Papua

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 18:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kericuhan yang terjadi di Manokwari dan Sorong, Papua dinilai sebagai akibat dari tindakan represif oknum aparat hukum terhadap etnis Papua.

Demikian disampaikan oleh Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras), Yati Andriyani. Atas dasar itu, ia meminta TNI-Polri tidak menggunakan kekerasan dalam mengusut perkara yang menyangkut warga Papua.

“Kepolisian kami harapakan tidak menggunakan kekuatan yang berlebihan, yang represif terhadap masyarakat, mahasiswa Papua yang menyampaikan ekspresi, pendapatnya atau tindakan lainnya di tempat mereka,” kata Yati di kantornya, Jalan Kramat II, Jakarta Pusat, Selasa (20/8).


Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan pendekatan dan berdialog secara baik dengan warga Papua sebelum melakukan penangkapan dan penahanan. Sebab jika terus menggunakan langkah represif, maka persoalan Papua tak akan selesai.

Selain itu, Kontras juga meminta Komnas HAM mengambil langkah cepat dalam penanganan kasus Papua untuk mengungkap dalang kerusuhan yang sebenarnya terjadi.

"Komnas HAM harus turun dalam melakukan pemantauan supaya ada objektivitas dalam mengungkap persoalan ini,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya