Berita

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon/Net

Politik

Jangan Khawatir, Revisi UU Soal Tambahan Pimpinan MPR Tidak Merembet Kemana-mana

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 17:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra menyambut baik sikap terbuka Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terhadap wacana penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 10 orang.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyebut persetujuan PPP akan melancarkan rencana penambahan pimpinan MPR yang harus mengubah UU 2/2018 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3).

"Kalau ini menjadi sebuah konsensus kemufakatan dari musyawarah yang terjadi atau komunikasi politik yang terjadi, saya kira bagus-bagus saja," ujar Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8).


Wakil Ketua DPR ini membantah dengan tegas bahwa pengubahan UU MD3 dikhawatirkan akan melebar pada pengubahan porsi pimpinan DPR.

Menurutnya, dalam revisi atau pengubahan UU dapat dilakukan terbatas. Sehingga, saat semua sepakat hanya mengubah pasal Pimpinan MPR, maka pasal lain tidak boleh disentuh.

"Nanti teman-teman tentu akan punya batasan sejauh mana melalukan perubahan itu. Saya kira itu bagian dari dinamika politik," tukasnya.

Untuk diketahui, dalam UU 2/2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) salah satu poin yang disepakati susunan dan mekanisme pemilihan pimpinan MPR masa keanggotaan MPR setelah hasil pemilihan umum tahun 2019 adalah: pimpinan MPR terdiri atas 1 (satu) orang ketua dan 4 (empat) orang wakil ketua.

Proses pemilihannya dari dan oleh seluruh anggota MPR, dalam satu paket yang bersifat tetap, dipilih secara musyawarah dan mufakat.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya