Berita

Didik J Rachbini/Net

Politik

Target Ekonomi 5,3 Persen Tidak Didasarkan Kajian Ilmiah

SELASA, 20 AGUSTUS 2019 | 03:21 WIB | LAPORAN:

Target pemerintah yang mematok perekonomian tumbuh 5,3 persen di tahun 2020 dinilai tidak logis. Apalagi, penetapan target yang dibacakan Presiden Joko Widodo pada pidato beberapa waktu lalu itu tidak berdasarkan kajian ilmiah.

Ekonom senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didik J. Rachbini mengatakan penggunaan kata target tidak tepat. Sebab, 5,3 persen yang dimaksud sebatas angan-angan yang didasarkan pertemuan pemerintah dengan DPR.

“Itu kan kongkow-kongkow DPR, sama Komisi XI. Tapi itu tidak berdasarkan perkiraan ilmiah yang begitu baik, itu wishfull thinking (angan-angan) aja," ungkapnya dalam ulang tahun LP3ES di Gedung JDC, Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/8).


Didik ragu target 5,3 persen bakal tercapai. Menurutnya, kebijakan yang ditawarkan pemerintah tidak menunjukkan tanda-tanda mendukung pencapaian tersebut.

“Nggak mungkin sampai, karena tidak ada faktor-faktor yang mendorong ke arah itu," tegasnya.

Dia bahkan mengibaratkan seorang pemain sepakbola yang mengharap bisa mencetak skor tinggi tapi tidak pernah melakukan usaha di depan gawang.

“Kan kita nggak percaya, ya nggak? Saya nggak percaya karena usahanya ke arah-arah itu nggak ada, kebijakan ke arah itu tidak maksimal dan itu seperti biasa saja," sambung dia. 

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya