Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Dukung Pemberontak Kurdi, Pemerintah Turki Depak Tiga Walikota

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 22:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Turki tidak main-main dalam menumpas kelompok bersenjata Kurdi serta para pendukungnya.

Hari ini (Senin, 19/8), pemerintah Turki mendepak tiga walikota dari jabatannya karena diduga memiliki hubungan dengan kelompok bersenjata Kurdi.

Di waktu yang bersamaan, otoritas keamanan Turki juga menangkap lebih dari 400 orang karena tudingan serupa.


Dikabarkan Al Jazeera, mereka yang didepak dari jabatannya adalah Walikota Diyarbakir, Mardin dan Van di Turki timur.

Ketiga walikota di kota-kota tersebut merupakan anggota Partai Demokrat Rakyat (HDP) yang dipilih pada bulan Maret lalu.

Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan dalam sebuah pernyataan, mereka memiliki kasus aktif karena dianggap telah menyebarkan propaganda atau menjadi anggota organisasi teroris.

Mereka juga dituduh telah mengalihkan uang dan sumber daya dari kota mereka untuk mendukung agenda Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang pemerintah.

Langkah yang diambil pemerintah Turki ini sebenarnya telah diperintatkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan jauh-jauh hari.

Dia telah berulang kali mengklaim bahwa HDP memiliki ikatan dengan PKK, yang telah berperang melawan negara Turki selama 35 tahun terakhir.

Erdogan pun telah memperingatkan menjelang pemilihan lokal nasional pada bulan Maret lalu bahwa pejabat yamg terpilih akan didepak dari jabatannya jika mereka ditemukan memiliki koneksi ke PKK.

Sementara itu, HDP membantah memiliki hubungan dengan PKK. Namun dalam beberapa kasus di masa lalu, HDP kerap muncul untuk mencoba menengahi pembicaraan damai antara para pejuang Kurdi dan pemerintah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya