Berita

HUT RI/Net

Politik

74 Tahun Bangsa Indonesia Merdeka Harus Berdikari

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 17:58 WIB

MELALUI moment 74 tahun kemerdekaan bangsa Indonesia maka semua komponen bangsa harus menempatkan kembali kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan apapun.

Harus ada satu jiwa, sebagaimana dalam jiwa proklamasi dan termuat dalam pesan lirik lagu Indonesia, yang diletakkan lebih dulu dibangun adalah bangunlah jiwanya. Inilah yang penting agar ada satu pandangan dan tujuan cita yang sama.

Jangan biarkan pondasi jiwa nasional terkikis apalagi sampai berkarat ini bahaya akan merusak persatuan dan merobohkan kekuatan bangsa, jika dikaitkan dengan kondisi dan pengaruh era global bagi sebahagian anak muda kekinian.


Di lain sisi karena yang menjadi kendala saat ini, sebagaimana pesan Bung Karno, "musuh kita saat ini adalah bangsa sendiri", yaitu atas nama pemegang kekuasaan, pemegang ekonomi yang tidak amanah, bahkan nyata melenceng dari tujuan Indonesia dimerdekakan.

Selain itu pula yang terpenting di era kompetitif ini untuk dapat menggelorakan Indonesia maju, unggul SDM yang jadi mesin pemantik sekaligus pemicu kekuatan rakyat untuk berubah cepat adalah pemimpin dan pemegang kekuasaan harus jadi contoh, keteladanan yang terus menerus, kaya dengan karya, berbuat maksimal demi kesejahteraan rakyat dan wujudkan keadilan sosial.

Tidak dapat dipungkiri, persaingan global yang saling bertergantungan bagi negara negara menempatkan lagi lagi esensi pesan Bung Karno jauh-jauh hari dengan politik bebas aktif, politik bebas yang dinamik mendekati semua negara dengan tujuan memajukan tercapainya perdamaian dunia sesuai kepentingan nasional dan pancasila dan dengan trisaktinya, ini jadi kunci dan harus diterapkan oleh pemimpin dan semua komponen bangsa.

Tidak usah cari formulasi lain apapun cukup terapkan pesan pendiri dan ambil semangat nasionalisme pendahulu bangsa ini yang harus dimunculkan kembali, kalau terlambat dilaksanakan yang ada bangsa ini akan terus kompromis politik, kompromis mental dan kompromis financial ekonomis inilah yang berakibat penyelewengan tujuan bangsa, akan menghancurkan bangsa Indonesia karenanya segera laksanakan dan letakkan kembali UUD 1945 pada tempatnya sebagaimana mestinya.

Inilah kuncinya untuk Indonesia maju, dan bernyali besar serta dapat jadi negara yang mandiri, berdikari (berdiri di kaki sendiri), terus bergerak, berkemauan laksana baja karena makna merdeka itu adalah bebas, tidak tergantung dan dikendalikan bangsa atau lembaga lain termasuk harus bebasnya utang negeri ini. Itulah makna Merdeka! Dan atas berkat rahmad Allah dan semangat Kita pasti menang!

Azmi Syahputra
Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya