Berita

Wiranto di Kantor Kemenko Polhuka/RMOL

Pertahanan

Wiranto: Situasi Manokwari Sudah Kondusif

SENIN, 19 AGUSTUS 2019 | 17:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Gelombak aksi ribuan massa di Manokwarin Jayapura dan Sorong tak bisa dibendung sejak Senin (19/8) pagi. Mereka mengekspresikan kemarahan atas dugaan tindakan rasisme yang dilakukan oknum warga Surabaya terhadap mahasiswa asal Papua di Jalan Kalasan, Kota Surabaya, Jawa Timur.  

Dari video yang beredar, massa mulai melakukan pengrusakan sejumlah fasilitas seperti Gedung DPRD Provinsi Papua Barat. Aksi bakar ban dan blokade jalan tak terhindarkan. Aksi ini dilakukan karena mereka tak terima mahasiswa Papua mendapat intimidasi bernuansa rasisme.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto memastikan kondisi di Manokwari, Papua Barat sudah berangsur kondusif.


"Saya tadi juga telah telepon Forkompimda Papua Barat dan telah sampaikan laporan bahwa Papua Barat dan Manokwari telah dapat ditenangkan," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Senin (19/8).

Wiranto menuturkan, pemerintah memberikan jaminan sepenuhnya untuk terpeliharanya stabilitas keamanan di seluruh wilayah nasional. "Kepada aparat keamanan, baik TNI dan Polri sudah diinstruksikan untuk senantiasa melaksanakan tindakan persuasif dan terukur terhadap masyarakat," imbuhnya.

Di sisi lain, mantan Panglima TNI itu menyesalkan  kejadian ini, karena dianggap telah mengganggu kebersamaan dan persatuan bangsa. Terlebih Indonesia baru saja merayakan hari kemerdekaan ke-74.

"Akan kita usut secara tuntas dan adil siapapun yang manfaatkan insiden itu untuk kepentingan negatif," ucap Wiranto.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya