Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bom Dan Katup Ilegal Ganggu Jalur Pipa Minyak Kolombia

MINGGU, 18 AGUSTUS 2019 | 08:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah bom dan dua buah katup ilegal merusak bagian dari pipa Transandino Kolombia. Insiden itu diumumkan okeh perusahaan minyak milik negara, Ecopetrol pada akhir pekan ini.

Dikabarkan Reuters (Minggu, 18/8)m, kedua katup tersebut dipasang oleh orang tak dikenal di jalur pipa di kota Barbacoas, provinsi Narino barat daya, dekat perbatasan dengan Ekuador. Tujuannya adalah untuk mencuri minyak mentah yang dialirkan melalui pipa tersebut.

Meskipun pipa tidak berfungsi pada saat itu, namun katup menyebabkan tumpahan minyak ke sungai terdekat. Otoritas setempat segera mengendalikan situasi tersebut.


Sementara itu, pemboman pipa terjadi juga di provinsi Narino, tepatnya di Ricaurte.

Dalam pernyataannya, Ecopetrol menjelaskan bahwa lebih dari 560 katup ilegal telah ditemukan di sepanjang pipa sepanjang tahun ini.

Bukan hanya itu, pipa Transandino sepanjang 306 kilometer juga telah diserang di Narino sebanyak 16 kali pada tahun 2019 ini.

Perusahaan itu tidak menyebut nama kelompok yang bertanggung jawab atas pemboman dan pengerusakan itu.

Namun kelompok pemberontak Tentara Pembebasan Nasional (ELN), merupakan kelompok yang kerap melakukan serangan terhadap infrastruktur minyak di Kolombia.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Dunia Film Berduka, Bintang Jurassic Park Sam Neill Meninggal Dunia

Senin, 13 Juli 2026 | 16:19

Kapolri dan Jajaran Sowan ke Cilangkap Perkuat Silaturahmi dengan Panglima TNI

Senin, 13 Juli 2026 | 16:16

Bincang Ringan di Cilangkap

Senin, 13 Juli 2026 | 16:10

Demokrat Minta Kasus Mantan Jampidsus Febrie Diserahkan ke KPK

Senin, 13 Juli 2026 | 16:06

DPR Buka Peluang Panggil Mahfud MD Bahas Dugaan Cacat Prosedur Kasus Febrie

Senin, 13 Juli 2026 | 16:02

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI yang Jadi Korban Kebakaran Maut di Bangkok

Senin, 13 Juli 2026 | 15:59

Rasio Defisit APBN 2026 Paling Tinggi Imbas Lonjakan Belanja Negara

Senin, 13 Juli 2026 | 15:53

Prabowo Diminta Ambil Langkah Strategis Atasi Ketegangan Polri-Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:44

Polri Didesak Berantas Buzzer Penyebar Disinformasi soal Pengamanan Kejaksaan

Senin, 13 Juli 2026 | 15:30

Rakernas GPA Tegaskan Dukungan Penuh ke Prabowo dan Polri

Senin, 13 Juli 2026 | 15:16

Selengkapnya