Berita

Waketum Gerindra Edhy Prabowo/RMOL

Politik

Dikabarkan Jadi Kandidat Menteri Jokowi, Edhy Prabowo: Tergantung Pak Prabowo!

SABTU, 17 AGUSTUS 2019 | 22:36 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Waketum Partai Gerindra Edhy Prabowo digadang-gadang menjadi kandidat kuat menteri Kabinet Indonesia Kerja jilid II Joko Widodo. Sinyal merapatnya Gerindra setelah pertemuan Prabowo dengan Jokowi beberapa waktu lalu.

Kemudian, Prabowo dijamu khusus oleh Megawati, mereka juga tampak saling memuji dan mengumbar kemesraan. Terbaru, Prabowo disambut hangat oleh seluruh kader PDIP saat menghadiri kongres V di Bali. Santer beredar Gerindra akan mendapat jatah beberapa posisi menteri, salah satunya adalah Menteri Pertanian yang akan diisi oleh Edhy Prabowo.

Menanggapi hal tersebut, Edhy mengaku siap jika diminta Presiden Joko Widodo sebagai menteri jika Ketum Gerindra Prabowo Subianto mengizinkan.


“Kami apresiasi semua doa dan harapan, tapi kami yang paling penting di internal gimana Pak Prabowo ketum kami. Kami siap laksanakan perintah beliau,” ungkap Edhy di kantor Gerindra, Jalan Harsono, Ragunan, Sabtu (17/8).

Pihaknya mengaku, sejauh ini belum ada pembicaraan serius antara Jokowi dan Prabowo mengenai penunjukkan menteri dari kubu Gerindra.

“Pasti ada alasan menunjuk. Kami sendiri pembicaraan detail kan belum, karena utamanya adalah konsep, bukan orang atau jabatan,” ujarnya.

Meski nantinya, Jokowi tak jadi mengambil sosok dari kubu oposisi. Edhy mengaku ikhlas dan tetap akan memberi masukan kepada pemerintah dalam berbagai hal.

“Kalau kami Gerindra sendiri walaupun tidak dapat apapun, yang penting kami masih bisa berikan masukan pada pemerintah untuk  perbaikan ekonomi, perbaikan anak-anak kita, perbaikan sekolah kita, harga-harga. Itu jauh lebih utama,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya