Berita

Airlangga dan Jokowi/Net

Politik

Soal Chemistry, Jokowi Lebih Nyaman Dengan Airlangga

SABTU, 17 AGUSTUS 2019 | 10:22 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pertarungan perebutan kursi Ketua Umum Partai Golkar yang mengerucut antara Airlangga Hartarto versus Bambang Soesetyo semakin menarik disimak. Siapa kandidat yang mendapat dukungan moril Presiden Joko Widodo?

Menurut pengamat politik Global Future Institut, Hendrajit, kendati Presiden Jokowi mengaku tidak bakal ikut campur urusan Ketum Golkar, namun tak bisa dipungkiri, bahwa sosok pimpinan Golkar mendatang akan turut mempengaruhi stabilitas pemerintah Jokowi pada periode kedua nanti.

Jokowi berkepentingan menjaga stabilitas pemerintahannya agar agenda pemerintah dapat berjalan. Dan tentu, dia tidak ingin terjadi destabilisasi di tengah jalan, yang dapat mengganggu.


"Jokowi tentu butuh partai pendukung yang kooporatif," ujar Hendrajit kepada Kantor Berita RMOL, Sabtu (17/8).

Bicara tentang rekam jejak, Hendrajit menilai Airlangga Hartarto adalah kandidat Ketum yang lebih punya kedekatan emosional dengan Jokowi. Keduanya sama-sama jebolan Univeristas Gadjah Mada dan kuliah di era yang sama.

"Airlangga pernah menjadi ketua Senat Fakultas Teknik UGM di era yang sama dengan Jokowi," ujar Hendrajit.

Sebagai sesama alumni UGM dan sama-sama lama tinggal di Yogyakarta, Jokowi dan Airlangga tentu lebih punya chemistry dalam berkomunikasi. Apalagi, Airlangga juga menjadi salah satu menteri di kabinet kerja.

"Keluarga besar Airlangga juga berasal dari Solo. Itu membuat Jokowi nyaman," tegas Hendrajit.

Hendrajit menilai, dengan faktor kedekatan serta kiprah Golkar sebagai pendukung utama pemerintah selama satu setengah tahun terakhir, Airlangga lebih disukai.

"Kalau Airlangga menang, Golkar akan kooperatif," tutup Hendrajit.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya