Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ada Makna Mendalam Di Balik Pantun "Rajut Merah Putih" Zulhas

SABTU, 17 AGUSTUS 2019 | 00:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pantun yang diucapkan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan saat menutup Sidang Tahunan MPR RI dan Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo memiliki makna yang mendalam.

Penggagas Masyarakat Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti bahkan mengaku kaget dengan pantun ketua umum PAN itu. Meski terkesan guyon, kata Ray, ada makna mendalam yang ingin disampaikan Zulhas, sapaan akrab Zulkifli.

Pertama, pantun itu menjadi pertanda bahwa ketegangan politik selama Pilpres 2019 terlah berakhir. Kedua, pengakuan bahwa Joko Widodo merupakan presiden terpilih dan akan memimpin untuk lima tahun mendatang.


"Maknanya cukup dalam menurut saya, yaitu pengakuan terhadap Pak Jokowi sebagai presiden terpilih untuk yang kedua kali, lima tahun yang akan datang," tegasnya di Kantor Formappi, Matraman, Jakarta, Jumat (16/8).

Selain itu, oantun tersebut juga menjadi bukti bahwa Zulkifli Hasan merupakan sosok yang konsisten dalam menjalin hubungan baik bagi bangsa Indonesia.

"Nah saya kira itu memang agak khas dari Pak Zul ya, karena kita tahu juga dahulu 2014 Pak Zul ini adalah salah satu orang yang begitu konsen untuk menjalin kembali rajutan kebangsaan," jelasnya.

Ray kemudian mengingat momentum pasca Pilpres 2014 lalu. Kala itu, Zulhas sebagai ketua MPR merupakan berhasil membujuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk hadir dalam pelantikan Jokowi-Jusuf Kalla.

"Dan situasi yang sama hampir terjadi, yaitu pengakuan tentang keterpilihan Pak Jokowi sebagai presiden untuk periode kedua melalui sidang MPR menjelang 17 Agustus besok," paparnya.

Saat membacakan pidato penutup Sidang Tahunan MPR RI, Zulhas sempat menyampaikan pantun yang penuh makna.

"Buka hati dengan tulus dan bersih, sambut saudara sehangat mentari, mari rajut kembali Merah Putih, kita dukung Pak Jokowi dan Pak Maruf Amin memimpin negeri," bunyi pantun yang dibacakan Zulhas.

Pantun tersebut mendapat apresiasi berupa tepuk tangan dari peserta Sidang Tahunan MPR RI yang merupakan anggota DPR dan DPD RI.

Pantun itu menjadi menarik mengingat posisi Zulkifli yang berseberangan dengan Jokowi pada pilpres lalu. PAN menjadi pendukung Prabowo-Sandi yang kalah dari pasangan petahana. 


Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya