Berita

Airlangga Hartarto/Net

Politik

Golkar Bertahan Di Peringkat Dua, Sebuah Prestasi

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 17:18 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Partai Golkar tengah berada di titik nadir, saat Airlangga Hartarto mulai mengambil alih pucuk pimpinan. Mampu membawa Golkar finish di peringkat kedua pada Pemilu 2019, adalah sebuah prestasi.

Demikian pandangan yang disampaikan pengamat politik dari Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya, Bambang Kusbandrio, kepada Kantor Berita RMOL, beberapa saat lalu, Jumat (16/8).

Selama hampir tiga tahun berturut-turut pasca Pemilu 2014, Golkar didera konflik internal. Partai Beringin itu mengalami kepemimpinan ganda dan melaksanakan musyawarah nasional sebanyak empat kali.


Baru memulai konsolidasi internal pada 2017, prahara baru kembalil datang. Ketua Umum (saat itu), Setya Novanto menjadi tersangka dan ditahan oleh KPK. Menyusul kemudian, mantan Sekjen Golkar Idrus Marham serta sejumlah elite Golkar lainnya.

Prahara tersebut tentu berdampak besar pada elektabilitas Golkar. Saat itulah Airlangga Hartarto mulai mengambil alih pucuk pimpinan.

Banyak pihak pesimis, Golkar bakal tenggelam tertelan badai politik itu. Tapi ternyata, Golkar masih berhasil bertahan di jajaran papan atas perolehan suara Pemilu 2019.

Bambang menilai prestasi itu berkat tangan dingin Airlangga, mengingat problematika yang dihadapi Golkar begitu kompleks serta pendeknya waktu yang dimiliki untuk konsolidasi.

“Dengan waktu hanya satu setengah tahun, sukses itu patut diapresiasi,” tambah Bambang.

Tak heran ketika Airlangga menyatakan diri siap kembali memimpin Golkar periode mendatang, dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat I dan II maupun elite terus mengalir kepadanya.

“Airlangga merupakan sosok yang masih diperlukan untuk menuntaskan agenda besar Golkar dan melanjutkan kepemimpinannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar,” tutup Bambang.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya