Berita

Yenny Wahid/Net

Politik

Yenny Wahid Puji Keputusan Presiden Jokowi Soal Menteri Profesional

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Presiden Joko Widodo telah memutuskan komposisi Kabinet Kerja periode kedua akan diisi mayoritas atau 55 persen dari kalangan profesional, dan 45 persen diambil dari partai politik.

Keputusan politik Presiden Jokowi ini pun menuai pujian. Salah satunya dari putri Presiden keempat RI Abdurahman Wahid, Yenny Wahid.

"Itu menandakan bahwa Presiden mendengar suara rakyat yang menginginkan kabinet yang profesional," ujar Yenny di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).


Hanya saja, dia enggan berkomentar saat ditanya seperti apa kriteria menteri yang layak. Menurutnya, satu hal utama yang harus diperhatikan adalah satu menteri dengan yang lainnya harus menjadi satu kesatuan dalam pembangunan.

"Saya rasa di situ semangatnya. Jadi harus tim yang mampu mengimplementasikan dan mengartikulasikan visi presiden 5 tahun ke depan, bagaimana Indonesia bisa mencapai potensinya sebagai negara besar dan disegani di dunia," jelas Yenny.

Sambungnya, keseimbangan politik di dalam kabinet harus tetap dijaga. Katanya, unsur dari parpol tetap diperlukan untuk mengisi kabinet walau profesionalitasnya perlu dipastikan.

"Tetap keseimbangan politik harus dijaga. Dari partai tetap diperlukan," tukas Yenny.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya