Berita

Pengamat politik Nyarwi Ahmad/Net

Politik

Bukan GBHN, Indonesia Perlu Garis Besar Haluan Pemerintah

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 04:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mnghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang digaungkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dinilai tak memiliki urgensi di era demokrasi saat ini. terlebih, GBHN adalah produk lawas orde lama.

“Dalam masyarakat demokratis menurut saya tidak ada urgensinya menghidupkan kembali GBHN,” papar pengamat politik Nyarwi Ahmad kepada Kantor Berita RMOL, Kamis (15/8).

Undang-Undang 1945 merupakan petunjuk mengenai arah dan tujuan negara. Oleh karenanya, ia meminta PDI Perjuangan untuk membedakan prinsip dan arah haluan negara dengan haluan pemerintah.


“Yang kita perlukan saat ini adalah Garis-Garis Besar Haluan Pemerintahan,” celetuknya.

“Kalau itu yang dimaksud, itu bisa dibahas di parlemen(DPR/MPR) bersama-sama dengan pemerintah/eksekutif, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya