Berita

Iriadi Dt Tumanggung/Repro

Politik

Iriadi, Kandidat Bupati Solok Di Mata Pejabat Sumsel

JUMAT, 16 AGUSTUS 2019 | 02:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok pekerja keras dan berkomitmen tinggi dinilai menjadi faktor penting yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin Solok, Sumatera Barat di periode 2020 mendatang.

Dari beberapa nama yang mencuat, sosok Iriadi Dt Tumanggung menjadi salah satu yang memenuhi kriteria tersebut. Setidaknya hal itu yang diutarakan oleh Wakil Gubernur Sumsel 2013-2018, Ishak Mekki.

“Saya mengenalnya sebagai pribadi dan aparatur negara yang memiliki komitmen dan loyalitas tinggi kepada atasan. Sehingga tugas apapun yang diberikan, Iriadi selalu mampu menyelesaikannya dengan baik,” ujar Ishak Mekki kepada wartawan, Kamis (15/8).


Ishak yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel ini berpandangan, Iriadi layak membangun kampung halamannya di Solok, Sumatera Barat. Baginya, seorang Kepala Daerah harus memenuhi persyaratan sebagai seorang pekerja keras dan bervisi menyejahterakan masyarakat.

“Sosok ini ada pada diri Iriadi," tambahnya.

Kinerja Iriadi juga mendapat sorotan dari wartawan senior Sumsel, Heriyanto yang menilai ASN Sumsel tersebut memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi.

"Terbukti di Lampung ada masjid yang sengaja dibangun sendiri oleh Iriadi. Jadi beliau ini pergaulannya juga sangat luas. Bukan hanya di Sumsel dan Sumbar saja,” tutur Heriyanto.

Nama Iriadi menjadi bahan pembicaraan di Solok Sumbar usai dalam beberapa polling mampu mengungguli para kandidat Bupati Solok lainnya.

Ia merupakan ASN yang telah mengabdi selama kurun waktu 35 tahun. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Kacabdin Pertanian Pasang Surut Kabupaten Musi Banyuasin, Kabag Pemerintahan Kantor Pembantu Gubernur Sumsel Wilayah 1 Musi Banyuasin, Sekretaris KPU Kabupaten Musi Banyuasin selama 11 tahun, Kepala Samsat Kota Palembang dan beberapa jabatan lainnya.

Bahkan saat menjabat Kepala Samsat Kota Palembang selama 3 tahun, Iriadi mampu mengukir prestasi gemilang dengan memaksimalkan target pemasukan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 100 miliar perbulan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya