Berita

La Nyalla/Net

Politik

La Nyalla Calon Kuat Ketua DPD, Pengamat: Kalau Didukung Suara Mayoritas Apa Salahnya?

KAMIS, 15 AGUSTUS 2019 | 20:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Semua anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mempunyai hak yang sama untuk mencalonkan atau dicalonkan menjadi pimpinan DPD. Tidak terkecuali untuk seorang La Nyalla Mataliti.

La Nyalla lolos dan melenggang ke Senayan setelah mengantongi 2,26 juta suara masyarakat Jawa Timur pada Pemilu 2019. Mantan ketua PSSI itu disebut-sebut akan menjadi kandidat kuat untuk memperebutkan kursi panas ketua DPD.

"Kalau dia didukung oleh mayoritas apa salahnya? Dia kan orang DPD, bukan dari orang pemerintah yang di-drop ke DPD untuk dicalonkan sebagai ketua," ujar pakar hukum tata negara, Zain Badjeber saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis, (15/8).


"DPD ini bukan universitas. Yang kalau dia bergelar profesor atau bergelar, paling berhak memimpin," tambah Zain.

Menurutnya, perebutan kursi ketua DPD bukan soal siapa melawan siapa. Sebab semuanya memiliki peluang yang sama untuk duduk di kursi pimpinan.

"Tinggal sekarang siapa yang punya kesempatan mendapat suara mayoritas," sebut Zain.

Zain tidak terlalu mempermasalahkan soal paketan pimpinan ataupun pembagian daerah.

"Kalau disebut dibagi kesekian daerah, misal sebelumya dibagi tiga daerah lalu sekarang dibagi empat atau dua, ya itu terserah saja kesepakatan mereka," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya