Berita

Facebook/Net

Dunia

Facebook Bayar Kontraktor Untuk Transkrip Audio Pengguna?

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 22:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa sosial media, Facebook, dikabarkan telah membayar kontraktor luar untuk menyalin klip audio dari pengguna layanannya.

Kabar tersebut dilaporkan pertama kali oleh Bloomberg pada Selasa (13/8), dengan mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

Sementara itu, pihak Facebook mengakui soal adanya transkripsi. Namun hal itu dibuat dengan izin pengguna dan praktik itu saat ini telah dihentikan.


"Sama seperti Apple dan Google, kami menghentikan tinjauan audio manusia lebih dari seminggu yang lalu," begitu pernyataan yang dikeluarkan pihak Facebook, seperti dimuat ulang Channel News Asia (Rabu, 14/8).

Sementara itu, Bloomberg, mengutip perusahaan itu, melaporkan bahwa pengguna yang terpengaruh praktik itu memilih opsi di aplikasi Messenger untuk membuat obrolan suara mereka ditranskripsikan.

Kontraktor luar yang dibayar diduga memerika soal apakah kecerdasan buatan Facebook benar menafsirkan pesan suara.

Bloomberg juga mengabarkan, mengatakan para kontraktor yang mengerjakan proyek itu kerap bingung dengan mendengarkan audio pribadi yang asalnya tidak diungkapkan dan yang terkadang berisi konten vulgar.

Kontraktor juga tidak diberi tahu alasan mengapa mereka melakukan transkrip.

Sementara itu, raksasa teknologi Apple, Google dan bahkan Amazon yang sama-sama menawarkan asisten suara, sebelumnya telah mengakui telah mengumpulkan percakapan untuk tujuan meningkatkan produk mereka. Apple dan Google dalam beberapa pekan terakhir mengatakan mereka telah menghentikan praktik tersebut.

Sementara Amazon memberi pengguna opsi untuk memblokir pengumpulan suara mereka oleh Alexa, atau kecerdasan buatan yang mendorong asisten suara Echo mereka.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya