Berita

Uchok Sky Khadafi/Net

Politik

Jokowi Ingin Bentuk Kementerian "Investasi", Pengamat Anggaran: Kan Ada BKPM!

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 16:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Permasalahan investasi di Indonesia terletak pada banyaknya regulasi baik di tingkat pusat maupun daerah yang tidak pro pada investasi itu sendiri.

Demikian disampaikan pengamat politik dan anggaran, Uchok Sky Khadafi menanggapi pernyataan Presiden terpilih Joko Widodo yang menyebutkan akan ada kementerian khusus yang menangani investasi pada Kabinet Kerja jilid II.

Kementerian "investas" yang merupakan penggabungan dari kementerian sebelumnya ini akan konsentrasi pada bidang digital dan kreatif.


Menurut Uchok, pembentukan kementerian "investas" tidak terlalu penting. Pasalnya, sudah ada lembaga yaitu Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mengurusi investasi.

"Kan sudah ada BKPM," ujar Uchok kepada Kantor Berita RMOL, Rabu (14/8).

Jelas dia, permasalahan investasi di Indonesia terletak pada ribetnya urusan di  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

"OJK dan BI sangat ketat, mereka curiga terus. Belum lagi, persyaratan Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas) bagi investor sungguh rumit dan berbelit-belit," demikian Uchok.

"Jadi, kementerian "investas" bukan solusi, tapi birokrasi yang berbulan-bulan yang jadi malasah. Ini yang harus dilihat Jokowi, pahami masalah, jangan cepat-cepat membentuk lembaga baru," tutup Direktur Budget Center Analysis (BCA) ini menambahkan. 

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Prabowo Akui Punya DNA India, Suka Bergoyang Kalau Ada Musik

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:09

Pansus DPR Desak Kemendagri Percepat Penyusunan DIM RUU Daerah Kepulauan

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:02

Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi di Riau, Total Kini 110 Unit

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:50

KPK Harus Tegas, Pengembalian Amplop Raja Juli Tidak Hapus Dugaan Pidana

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:44

Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Tambang PT PMM, Ada Pegawai Bea Cukai

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:43

Prabowo Peluk Erat Modi saat Antar Kepulangannya Menuju India

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:34

Kekuatan Jokowi cuma Uang, Bukan Ideologi

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:32

Memahami Aturan Paspor Diplomatik: Siapa Saja yang Berhak Memilikinya?

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:18

Rekor Baru Messi di Piala Dunia Lewati Maradona

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:17

Ketidakadilan Laga Argentina vs Mesir Bersifat TSM

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:00

Selengkapnya