Berita

Upaya pemadaman kebakaran hutan di Sumatera/Net

Nusantara

BNPB: Kualitas Udara Riau Dan Kalteng Kategori Sedang

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 01:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hingga Selasa (13/8) sore, kualitas udara di wilayah Riau dan Kalimantan Tengah (Kalteng) masuk kategori sedang meskipun masih terdeteksi adanya titik panas yang mengindikasikan masih terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat titik panas sebanyak 144 di Kalteng. Sementara itu, titik panas di Kalimantan Barat (Kalbar) terpantau 104 titik, namun kualitas udara masih dalam kategori baik.

“Di wilayah Sumatera, asap juga terdeteksi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) meskipun tidak terdeteksi titik panas atau pun titik api,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo melalui siaran persnya, Selasa (13/8).


Ia menjelaskan, sempat terdeteksi arah sebaran asap keluar dari batas wilayah negara atau transboundary haze. Asap teridentifikasi di wilayah Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia.

Berdasarkan data BMKG, pantauan citra satelit Himawari menunjukkan arah angin di Sumatera dan Kalimantan pada umumnya dari tenggara ke barat laut �" timur. Arah sebaran asap di Riau, Sumsel, dan Kalteng menyebar ke arah barat laut, sedangkan Kalbar menyebar ke araha barat laut - timur.

Guna menghadapi ancaman karhutla yang lebih besar, BNPB menambah kekuatan udara sebanyak 34 unit pesawat jenis helikopter.

Total helikopter yang mendukung operasi pemadaman berjumlah 36, dengan rincian 28 unit untuk water bombing dan 8 lain patroli. Sedangkan pemadaman darat, total personel gabungan yang terlibat tersebar di sejumlah wilayah 9.072 orang.

BMKG memprediksikan kemarau masih akan berlangsung hingga bulan Oktober. Kondisi ini mendorong sinergi multipihak untuk melakukan penanganan karhutla yang lebih optimal.

Sementara itu, kebakaran di kawasan gunung masih terjadi. Sejumlah titik api masih terdeteksi titik api di kawasan hutan Gunung Ciremai, Gunung Sumbing, dan Gunung Batukaru, sedangkan kebakaran di Gunung Arjuno telah berhasil dipadamkan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya