Berita

Pulau pribadi Jeffrey Epstein di Karibia/Net

Dunia

FBI Gerebek Pulau Pribadi Kolega Trump Di Karibia

RABU, 14 AGUSTUS 2019 | 00:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan intelijen Amerika Serikat FBI menggerebek pulau pribadi milik pengusaha yang juga kolega Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jeffrey Epstein di Karibia pekan ini.

Epstein sendiri diketahui meninggal karena gantung diri di sel tahannya di New York akhir pekan kemarin. Dia ditahan saat menunggu persidangan atas tuduhan memperdagangkan gadis di bawah umur.

FBI menegaskan, kematian Epstein tidak akan menghentikan pengawasan terhadap dugaan kejahatan perdagangan seks yang dilakukannya.


Rekaman ponsel yang disiarkan oleh NBC news menunjukkan agen FBI tiba di Little Saint James, di Kepulauan Virgin Amerika Serikat pada hari Senin (12/8).

Dua pejabat senior penegak hukum mengkonfirmasi kepada NBC bahwa FBI telah memulai pencarian yang diarahkan oleh satuan tugas Epstein, yang dipimpin oleh kantor pengacara Amerika Serikat untuk distrik selatan New York.

Setelah kematiannya, para penggugat menyatakan kemarahan karena Epstein tidak akan menghadapi mereka di pengadilan.

Mereka mencari kepastian bahwa pihak berwenang akan melanjutkan penyelidikan terhadap orang lain yang mungkin telah terlibat dalam lingkaran penyelundupan yang menargetkan perempuan muda untuk pelecehan seksual.

Menanggapi hal tersebut, jaksa agung Amerika Serikat William Barr menegaskan bahwa setiap konspirator tidak boleh tenang.

"Para korban pantas mendapatkan keadilan dan akan mendapatkannya," tegasnya seperti dimuat The Guardian.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya