Berita

Pasukan India berjaga di Kashmir/Net

Dunia

Mahkamah Agung India: Penjagaan Ketat Di Kashmir Bisa Berlangsung Berbulan-bulan

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 23:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mahkamah Agung India menegaskan bahwa penguncian dan tindakan keras di wilayah Kashmir yang dikelola India harus dilanjutkan. Keputusan itu dibuat pada Selasa (13/8), pasca lembaga tersebut mengkaji petisi yang muncul untuk penghentian pembatasan yang ketat di Kashmir.

Mahkamah Agung India menilai, situasi di Kashmir saat ini sensitif dan pemerintah membutuhkan lebih banyak waktu untuk menanganinya.

"Situasinya dinamis dan berubah setiap hari," kata Jaksa Agung KK Venugopal di Mahkamah Agung India, seperti dimuat Al Jazeera.


"Kami sedang meninjau situasi dan mencabut batasan langkah demi langkah," tambahnya.

Tidak jelas berapa lama pembatasan akan berlanjut. Venugopal mengatakan, hal itu bisa memakan waktu berhari-hari atau berbulan-bulan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya