Berita

Protes anti-Jepang di Korea Selatan/Net

Dunia

Jepang Keluarkan Peringatan Perjalanan Jelang Hari Kemerdekaan Korsel

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 22:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang mengeluarkan peringatan perjalanan untuk warga negaranya yang mengunjungi Korea Selatan dalam waktu dekat ini.

Kementerian Luar Negeri Jepang mendesak warganya untuk berhati-hati atas keamanan diri ketika berkunjung atau berkegiatan di negeri ginseng. Pasalnya, hubungan kedua negara tetangga di kawasan Asia Timur tersebut tengah memburuk beberapa waktu terakhir.

Terlebih, Korea Selatan akan menggelar peringatan untuk mengenang perempuan dan anak gadis yang dipaksa bekerja di rumah bordil Jepang semasa Perang Dunia Kedua.


Peringatan itu akan digelar pada 14 Agustus. Kemudian pada tanggal 15 Agustus, Korea Selatan merayakan hari kemerdekaan nasional dari pemerintahan Jepang, yang berlangsung dari tahun 1910 hingga 1945.

Kementerian Luar Negeri Jepang menyarankan warga Jepang di Korea Selatan untuk menghindari daerah di mana protes dan kegiatan terkait Jepang diperkirakan akan diadakan pada tanggal 14 dan 15 Agustus tersebut.

Dikabarkan Channel News Asia, hubungan antara kedua negara diketahui memburuk sejak putusan Mahkamah Agung Korea Selatan tahun lalu yang menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan Jepang harus memberi kompensasi kepada warga Korea Selatan yang dipekerjakan paksa selama Perang Dunia Kedua.

Jepang membalas langkah Korea Selatan melalui jalur ekonomi. Baru-baru ini, negeri sakura menghapus status perdagangan jalur cepat untuk Korea Selatan. Pemerintah Jepang menilai, Korea Selatan gagal menjelaskan alasannya untuk langkah terbaru dalam meningkatnya pertikaian perdagangan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya