Berita

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya; Kapolri, Jenderal Tito Karnavian; dan Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Munardo/Puspen

Nusantara

Panglima: TNI Akan Pakai Hercules Untuk Lakukan Water Bombing Karhutla

SELASA, 13 AGUSTUS 2019 | 00:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau menjadi fokus Tentara Nasional Indonesia (TNI). Untuk pemadaman, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto bahkan telah menginstruksikan jajarannya untuk menggunakan pesawat Hercules guna melakukan pengeboman air atau water bombing.

“Saya mendapat laporan bahwa sumber air yang digunakan untuk melakukan water bombing jaraknya cukup jauh dari lokasi kebakaran hutan, maka kami akan menggunakan pesawat Hercules untuk melakukan water bombing tersebut,” kata Marsekal Hadi di ruang VVIP, Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (12/8).

Sebelumnya, satuan tugas kebakaran hutan Riau mengandalkan tujuh helikopter bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta sejumlah Helikopter Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam upaya pemadaman.


Berdasarkan laporan Kepala BMKG Riau, kata Marsekal Hadi, cuaca panas akan terjadi hingga Oktober mendatang. Oleh karenanya, pihaknya belum bisa membuat hujan buatan dalam waktu dekat.

“Kemungkinan untuk melaksanakan teknologi modifikasi cuaca dalam menghasilkan hujan buatan baru dapat dilaksanakan pada awal bulan
Oktober tahun ini,” tutupnya.

Di kesempatan tersebut, Panglima TNI meninjau beberapa titik lokasi kebakaran hutan dan lahan bersama dengan sejumlah pihak, di antaranya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya; Kapolri, Jenderal Tito Karnavian; dan Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Munardo.

Direncanakan, Selasa 13 Agustus 2019, Panglima TNI beserta rombongan akan melakukan peninjauan langsung ke beberapa lokasi yang terdampak Karhutla seperti di daerah Pelalawan yang mengalami kebakaran hutan cukup parah sepanjang bulan Agustus 2019.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya