Berita

Enzo Zenz Allie/Net

Politik

Soal Enzo, Menhan Tidak Mau Simpulkan TNI Kebobolan

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 17:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu telah memerintahkan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk memeriksa taruna akademika militer keturunan Perancis Enzo Zenz Allie yang diduga telah terpapar paham radikal.

Ryamizard mengatakan, jika dugaan itu benar, sikap Enzo bertentangan dengan Indonesia yang menjunjung tinggi ideologi Pancasila.

"Itu kan baru mau masuk. Saya sudah suruh periksa, kalau dia memang jiwa begitu, enggak pantas. Karena TNI itu penjaga Pancasila, gimana bisa jaga Pancasila kalau orang yang jaga enggak pancasilais," ungkap mantan Kepala KSAD ini di Gedung Sahid Hotel, Jakarta Pusat, Senin (12/8).


Agar tidak gegabah memberikan pernyataan, Ryamizard menolak berkomentar lebih jauh mengenai TNI yang kebobolan dengan adanya taruna yang mendukung paham radikal.

"Tapi kita lihat dulu, kan lagi diperiksa TNI. Saya tidak mau cawe-cawe dulu lah," tambahnya.

Mengenai adanya paham radikalisme di dunia pendidikan, Ryamizard telah memanggil seluruh rektor universitas dan perwakilan guru di Indoensia untuk dapat mewaspadai adanya paparan paham radikal.

"Saya sudah manggil semua rektor seluruh Indonesia dua tiga kali untuk mewaspadai ini. Kemudian saya juga kemarin dengan Mendikti, kurikulum Pancasila harus dimasukkan dari awal. Mulai dari SD apa itu Pancasila biar enggak kosong. Kalau kosong, masuk lah radikal. Itu kesalahan kita kemarin," tuutpnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya