Berita

Ilustrasi mahasiswa/Net

Politik

Bakat Mahasiswa Enggak Laku Jika RUU Kamtansiber Dipaksakan

SENIN, 12 AGUSTUS 2019 | 02:46 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kalangan mahasiswa turut buka suara terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (Kamtansiber) oleh Komisi I DPR RI.

Salah satunya mahasiswa teknik informatika Universitas Moestopo, Avidra yang menilai RUU tersebut akan menghambat inovasi dan kreatifitas mahasiswa.

“Kalau pandangan saya dari mahasiswa, (RUU Kamtansiber) itu membuat mahasiswa yang punya bakat dan akhirnya enggak dipakai karena harus meminta lisensi dari BSSN,” ujar Avindra, Minggu (11/8).


Avindra menilai izin lisensi yang diharuskan dari BSSN tidak bagus dalam perkembangan bangsa ke depan. Baginya, izin itu bisa mematikan lapangan pekerjaan hingga inovasi.

“Jadi itu (RUU Kamtansiber) membatasi mahasiswa. Tadinya dia punya bakat misalnya suatu aplikasi, sementara mereka sudah punya lisensi internasional masa harus minta (lisensi) ke BSSN lagi? Belum tentu bisa dikasih lisensi atau disetujui kalau mereka punya kepentingan,” ungkapnya.

Hal yang tidak jauh berbeda juga diungkapkan mahasiswa jurusan IT Universitas Nasional Jakarta, Rafif Ramadhan Al Yarda.

Rafif menyarankan pemerintah segera memperbaiki UU yang telah ada dari membuat aturan baru tanpa kajian yang memadai.

“Saran saya, daripada membentuk aturan baru yang akan menutupi UU yang sudah ada, lebih baik memperbaiki UU yang sudah ada,” tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya