Berita

Kaus Versace yang tuai kritik/Net

Dunia

Kaus Terbaru Samakan Hong Kong Dengan Negara, Label Mewah Versace Minta Maaf Ke China

MINGGU, 11 AGUSTUS 2019 | 23:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Label mewah Italia Versace dan direktur artistiknya Donatella Versace meminta maaf setelah salah satu produknya berupa kaus dikritik keras di media sosial di China karena mengidentifikasi wilayah Hong Kong dan Makau yang dikuasai China sebagai negara.

"Versace menegaskan kembali bahwa kami sangat mencintai China, dan dengan tegas menghormati wilayah dan kedaulatan nasional China," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan yang juga dibagikan ke akun Weibo yang populer di China (Minggu, 11/8), seperti dimuat Reuters.

Pihak Versace juga menegaskan bahwa mereka telah membuat kesalahan pada desain kaus tersebut dan pada 24 Juli lalu telah berhenti menjual dan menghancurkan produk tersebut.


Sementara itu, Donatella Versace, saudara perempuan dari mendiang pendiri rumah mode Gianni, mengeluarkan pernyataan serupa di akun Instagram resminya.

"Tidak pernah ssaya ingin tidak menghormati Kedaulatan Nasional China dan inilah mengapa saya ingin secara pribadi meminta maaf atas ketidakakuratan dan kesusahan yang mungkin ditimbulkannya," tulisnya.

Kaus dan gambar-gambar yang banyak diunggah di media sosial China, menampilkan daftar pasangan "kota-negara", termasuk "New York-AS" dan "Beijing-China".

Tetapi kaus itu juga menggambarkan Hong Kong dan Makau sebagai "Hong Kong-Hong Kong dan Makau-Makau".

Versace yang berbasis di Milan adalah perusahaan terbaru yang terjerat dalam isu-isu politik yang melibatkan China dan wilayah yang diklaimnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya