Berita

Ketua GPMI Jakarta Raya, Syarief Hidayatullah (tengah)/Net

Politik

GPMI Jakarta: Rawat Persatuan, Museumkan 01 Dan 02

SABTU, 10 AGUSTUS 2019 | 10:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persatuan dan kesatuan menjadi hal wajib digaungkan pasca gelaran Pemilu serentak 2019 yang sempat membelah masyarakat menjadi dua kubu berseberangan.

Concern tersebut pula yang tengah digelorakan oleh Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kita semua adalah bersaudara. Mari kita bergandengan tangan untuk membangun bangsa yang lebih baik, tidak ada lagi 01 dan 02 tapi 03 persatuan Indonesia. Kita museumkan 01 dan 02, mari rawat nusantara ini, jaga persatuan dan kesatuan," kata Ketua GPMI Jakarta Raya, Syarief Hidayatullah di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (10/8).


Lebih lanjut, Syarief mengungkapkan kebanggaanya dengan siapapun yang memimpin Indonesia. Ke depan ia mendoakan kepada pemimpin terpilih agar bekerja dengan baik.

"Kami doakan agar sukses memimpin Indonesia lima tahun ke depan dan GPMI dukung penuh agar rakyat semakin makmur dan membangun bangsa ke depan. Mari sukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI pada Oktober nanti," ucapnya.

Dikatakan Syarief, rakyat harus memiliki cita-cita dan mimpi yang besar, serta bersatu padu mengatasi permasalah yang ada.

"Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Jika kita bersatu, maka semua masalah akan sangat mudah untuk diatasi, sehingga cita-cita kemerdekaan yang dikumandangkan 74 tahun lalu bisa terwujud," tuturnya.

Lebih jauh, Syarief mengajak publik tanah air ikut berpartisipasi menciptakan suasana kondusif di wilayah NKRI pasca pilpres dan mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa nasionalisme menjelang peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI.

"Mari bergandengan tangan membangun negeri, memperkokoh persatuan dan kesatuan. Kami ingatkan sekali lagi bahwa Pancasila selama 74 tahun sudah mengantarkan bangsa kita dalam mempersatukan keberagaman perbedaan yang ada di muka bumi Indonesia," katanya.

Di sela-sela acaranya, nampak pendukung 01 dan 02 melepaskan kostum yang berwarna merah itu dan digantikan dengan angka 03 sebagai simbol persatuan dan kesatuan.

GPMI DKI juga melakukan aksi positif santunan anak yatim piatu dan launching sister masjid dan mushollah serta mewaqafkan sejuta Al-Quran di wilayah ibukota.

"Program ini untuk menjaga persatuan dan kebersamaan serta membantu memperbaiki musholla dan masjid. Saling sinergi membangun kebersamaan. GPMI membantu menjaga untuk kepentingan umat dan persaudaraan," pungkas Syarief.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya